-Bukankah ada KAU yang menemaniku di sini?" -Sandy to Jung Tae Woo
-Aku tidak mengeluh. Setidaknya sedikit pengorbananku itu membuatnya senang." -Tatsuya Fujisawa di acara 'je me souviens.
-Senjata utama untuk menghadapi orang-orang adalah senyum yang manis dan sopan (Autumn in Paris)"
-Lagi-lagi senyum itu, senyum yang bisa menghangatkan hati yang beku sekalipun (Summer in Seoul) "
-Kau sudah berhasil menghadapi masa lalumu, mimpi burukmu. Sekarang
waktunya kau menghadapi apa yang ada dalam hatimu." (Spring in London)
-Baiklah, aku bisa menunggu. Kalau kau butuh waktu untuk mempercayaiku,
aku bisa menunggu." -Danny to Naomi Ishida (Spring in London)
-Bernapas ternyata bisa juga menyakitkan (Autumn in Paris)"
-Kuharap dia bisa berhenti memikirkan orang itu dan mulai melihatku.
Karena hidup tanpa dirinya sama sekali bukan hidup." (Winter in Tokyo)
-Seandainya masih ada harapan - sekecil apapun utk mengubah kenyataan,ia bersedia menggantungkan seluruh hidupnya demi harapan
―Autumn in Paris
-Karena hidup tanpa dirinya sama sekali bukan hidup (Nishimura Kazuto of Winter in Tokyo)
- Apakah ada yang tahu bagaimana rasanya mencintai seseorang yang tidak boleh dicintai? -Autumn in Paris
- Seandainya msh ada harapan-sekecil apapun utk mengubah kenyataan, ia
brsedia menggantungkan sluruh hidupnya demi harapan-Sunshine Becomes You
- Kenapa harus takut gelap kalau ada banyak hal indah yang hanya bisa dilihat sewaktu gelap? -Nishimura Kazuto (Winter in Tokyo)
- Selama dia bahagia, aku juga akan bahagia. Sesederhana itu -Tatsuya Fujisawa (Autumn in Paris)
- Aku bisa melupakan semuanya, tapi aku tidak akan kembali pada orang yang
sudah meninggalkanku – Han Soon-Hee from Summer in Seoul
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar